Posted by: ebichuu | November 25, 2008

Okane ga nai (Yaoi manga, OVA, drama CD) Part 2 / Vol. 4 – 6

Seperti yang minggu lalu sudah aku review mengenai manga & OVA yaoi “Okane ga nai” bagian pertama, berikut kelanjutan story-nya mulai dari Volume 4 sampai Volume 6 (Ch. 28), versi Jepangnya sendiri sudah dirilis sampai Volume 7.

Volume 4 (Ch 16 – 19) + Special (Vol. 01 – 04)

Ayase terkejut saat Tokigawa memberitahunya bahwa dia bertemu Iida kemarin, menyampaikan pada Ayase bahwa Iida yang ingin meminta maaf pada Ayase tidak ingin kembali ke sekolah sementara waktu. Tokigawa mengaku bahwa dia tahu dimana Iida berada sekarang dan menarik Ayase untuk pergi bersamanya menemui Iida. Ayase yang teringat akan pesan Kanou dan pengorbanan Kuba beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa dia ingin pamit pada Kuba dan Kanou terlebih dahulu, namun tanpa sadar Ayase pingsan dan tiba2 terbangun di apartment Tokigawa. Saat sadar, Ayase mencoba mengingat kejadian sebelumnya, dan teringat bahwa Tokigawa yang memberikan obat dan membuatnya pingsan, ternyata Tokigawa benar2 terobsesi pada Ayase sejak awal pertama Ayase masuk SMU yang saat itu berdandan seperti wanita. Tokigawa memajang beratus foto Ayase di kamarnya, bahkan rela tinggal kelas untuk bisa sekelas dengan Ayase. Lebih mengejutkan lagi, Tokigawa mengaku dia yang merencanakan semuanya, dan merangkai semua scenario, mulai dari merekam Ayase & Kanou saat making love di apartment dengan membuat kunci extra, mengirimkan tape secara random (yang kebetulan diterima oleh Iida), lalu Iida mencoba memperkosa Ayase, dan seharusnya (sesuai scenario) Tokigawalah yang menjadi penyelamat Ayase dari kejadian itu, namun didahului oleh Kuba. Tokigawa juga membuang cellphone Ayase, mengirimkan mail pada Iida & mengancamnya untuk tidak kembali ke sekolah dan meyakinkan Ayase bahwa dia tidak akan memberikan Ayase pada siapapun. Di saat2 terakhir Tokigawa mengikat dan mencoba memperkosa Ayase, Kanou mendobrak pintu apartment Tokigawa dengan murka. Tokigawa mengancam akan bunuh diri bersama Ayase namun dengan kerjasama Kuba mereka berhasil mendapatkan Ayase kembali. Sekali lagi Kanou menepati janjinya pada Ayase bahwa dia akan selalu disisi Ayase dan melindunginya apapun yang terjadi. Tokigawa masih mencoba menjatuhkan motivasi Ayase dengan mengangkat masa lalu Ayase, namun aku terkesan sekali dengan perkataan Ayase “Mencoba untuk berubah, bersama orang yang juga akan merubah dirinya bersamaku dan demi aku, setapak demi setapak, walaupun tidak mudah, walaupun dalam kesulitan, walau tidak ada jaminan akan berhasil, namun setiap usaha yang kaulakukan demi itu bukanlah suatu pemborosan yang sia2”. Gion, yang juga keesokan harinya menawarkan Kanou untuk memasang semacam chip penyidik pada Ayase, agar lebih mudah untuk mengontrolnya, ditolak oleh Kanou. Kanou ternyata berhasil menyita koleksi foto2 hot Ayase mulai dari SMU yang dimiliki Tokigawa, dan menggoda Ayase bahwa dia akan menjual foto2 tersebut. Bila Ayase tidak ingin foto itu tersebar, dia harus membeli foto2 tersebut 1 juta yen (setiap lembarnya) namun Kanou akan memberikan “50% diskon” dengan setiap 1x making love, 1 lembar foto (hahahaha, such a mean trick! Bad Kanou 😀 )

Volume 5 (Ch 20 – 24)

“Perdebatan” kecil terjadi saat Ayase bersikeras ingin bekerja (walau semua kebutuhannya selalu dicukupi oleh Kanou) dengan alasan lebih ingin mandiri dan memenuhi kebutuhan sehari2nya sekaligus tetap ingin melanjutkan sekolah. Saat itulah Kaoruko datang & menawarkan Ayase untuk bekerja di restorannya dengan dimulai sebagai part time kitchen helper, dan memperkenalkan Ayase pada seluruh staff di restorannya, yang hampir semuanya juga transgender, termasuk Todoko, yang mengidolakan Kanou. Ayase bekerja dengan Hida yang sepertinya satu2nya lelaki tulen dan juga chef restoran Kaoruko, yang sangat ramah dan bersahabat. Saat mereka bekerja, tiba2 ada seorang customer yang marah dan memporak porandakan restoran, namun tak disangka, Kaoruko (yang seorang transgender itu) memiliki tenaga yang luar biasa untuk menghentikan kekacauan di restoran plus “mengusir” pengacau tersebut.

Buduko (salah satu staff Kaoruko) yang melihat Ayase yang selalu bekerja keras di dapur, meminta Ayase untuk bekerja sebagai floor lady dengan berpakaian sebagai wanita untuk meningkatkan pemasukan restoran, namun disanggah Kaoruko demi reaksi Kanou. Saat Ayase tidak sengaja memecahkan piring dan Hida menolongnya dan memeriksa tangan Ayase, tiba2 Kanou datang dan murka atas pemandangan Ayase-Hida dan menghajar Hida, namun Hida menyatakan bahwa dia diam2 mencintai Kanou (gila, tampaknya tidak ada cowok waras di manga “Okane ga nai” ini, hahahahaha 😮 ). Hida tidak marah pada Ayase walau dihajar Kanou mati2an, namun Todoko yang juga menyukai Kanou tidak sependapat dengan Hida, dan menaruh sentimen pada Ayase yang “beruntung” menjadi kekasih Kanou. Keesokan harinya, Buduko menghubungi Kaoruko dan mengaku mendapat kecelakaan sehingga dia tidak bisa bekerja. Akhirnya, Ayase menggantikan Buduko bekerja sebagai floor lady dan berdandan sebagai wanita. Seperti dugaan, customer sangat menyukai Ayase. Walau begitu, di tengah2 suasana kegembiraan yang diciptakan Ayase, customer yang pernah “ditendang” Kaoruko dari restorannya karena membuat kekacauan, kembali datang bersama teman2nya untuk membalas dendam. Namun saat itu Kaoruko tidak berada di restoran. Mereka menarik Ayase, dan berniat menyakitinya, namun Buduko tiba2 menolong Ayase dan akhirnya mengerti alasan Kanou mencintai Ayase. Saat customer tersebut mulai memporak porandakan restoran, plus menghajar staff2 Kaoruko, pertama kalinya Ayase marah dan mendorong pengacau tersebut. Saat customer itu berniat menghajar Ayase, Kanou dan si kembar Kuba tiba di restoran untuk menjemput Ayase.

Volume 6 (Ch 25 – 28) + 4th Special “Okane ga nai” (Ch 1 – 3)

Niat Kanou yang awalnya hanya menjemput Ayase berakhir menjadi “pertarungan” besar dengan pengacau restoran yang membuat ulah dengan Kanou bersama teman2nya. Plus Kanou juga “mengadili” Ayase yang dianggap melanggar peraturan dengan “memamerkan” diri pada pelanggan dengan outfit wanita (bahkan termasuk pakaian dalam). Di session ini digambarkan adegan Kanou yang melakukan body check (dengan bonus making love😛 ) pada Ayase, plus menghukum Ayase dengan mengenakan pakaian wanita “maid dress”, Kaoruko mengunjungi kantor Kanou untuk menyampaikan simpatinya pada “hukuman” Ayase, diikuti staff transgender Kaoruko (yang semuanya fans berat Kanou) berkumpul untuk menyampaikan rasa terima kasih mereka di depan kantor Kanou. Ayase juga mengajak Kanou bermain di Tokyo Wonderland untuk menggali lebih banyak misteri tentang Kanou, saat yang paling lucu saat Kanou menghajar anak2 yang membuat ulah di kapal dan menyeletuk “Aah, aku merasa sedikit baikan setelah menghajar orang2 itu”, sebagai pelampiasan rasa kesal Kanou (yang nggak ada nyambung2nya dengan taman hiburan😛 ). Ayase berniat menghentikan kebiasaan merokok Kanou, namun harus membayar dengan membiarkan Kanou menciumnya di depan umum (setiap dia merasa ingin merokok). Kanou juga menceritakan sekilas masa lalunya dengan ayahnya pada Ayase, yang membuatnya tumbuh menjadi pria berdarah dingin, namun ayah Kanoulah yang membuatnya menjadi seorang yang sukses. Tanpa disangka, secara diam2 Kanou juga membelikan Ayase hadiah boneka kelinci (namun tanpa sengaja terjatuh di sungai). Keesokan harinya Ayase meminta maaf pada Kanou karena menyinggung soal ayahnya kemarin, walau begitu, Kanou merasa bahagia lebih dekat dan berbincang2 bersama Ayase.

Sebagian para seiyuu (dubber) yang mengisi suara karakter “Okane ga nai” :

Kanou Somuku
Voiced by: Jūrōta Kosugi (
小杉 十郎太)

Ayase Yukiya
Voiced by: Jun Fukuyama
(福山 )

Kaoruko Someya
Voiced by: Nobuo Tobita
(飛田 展男)

Toranosuke Gion
Voiced by: Ryōtarō Okiayu
(置鮎 龍太郎)

Kuba Homare and Kuba Misao

Voiced by: Kouji Tsujitani (辻谷 耕史,) and Wataru Hatano (羽多野 )

More profiles of “Okane ga nai” characters :

Gion Toranosuke

Age: 22

Birthday: October 21st

Horoscope: Libra

Blood type: B

Height: 176.4 cm

Weight: 71kg

Shoe size: 26cm

Family members: Parents and elder sister

Occupation: Graduate school 1st year

Personality: Easy-going, ecstatic. Sometimes intelligent. Since he’s good with reading the mood of the atmosphere, he’s loved in many cases.

Hobby: Collecting fancy goods. Watching cute kids.

Special ability: Normal permit, junior high teacher license(science 1st year). Dangerous item handling-second grade, scout.

Highest education completed: Currently in graduate school PhD 1st year

Ishii Tetsuo

Age: 20

Birthday: Nov 9

Horoscope: Scorpio

Blood type: B

Height: 177.3cm

Weight: 63kg

Shoe size: 25.5cm

Family members: Father & Mother

Occupation: University 2nd year student

Personality: Selfish with a lack of self-control.

Hobby: Gamble, guitar.

Special ability: Nothing particular.

Highest education completed: Currently in 2nd year of University.

Tokigawa Takaaki

Age: 19

Birthday: November 30th

Horoscope: Sagittarius

Blood type: A

Height: 173cm

Weight: 61 kg

Shoe size: 25.5cm

Family members: Parents and two elder sisters

Occupation: formal University student

Personality: Collector. Will not show his thoughts.

Hobby: Watching Ayase.

Special ability: Stalking, taking peeping photos.

Highest education completed: University, though dropped out during second term.


Opiniku pribadi, mungkin hampir semua cewek bakal mengidolakan karakter Ayase, bishounen yang lembut dan polos, ataupun Kanou yang dingin dan lebih suka langsung pasang action sebelum berpikir panjang, walau begitu, penuh perhatian pada Ayase.

Cerita “Okane ga nai” sendiri sangat simple dan gampang disimak siapapun, namun sayang, “panas” di awal, monoton kemudian. Terus terang, aku kurang menyukai “pengembangan” storyline “Okane ga nai” ini yang sepertinya (menurutku) hanya dilanjutkan untuk mengekspos hubungan sex Ayase dan Kanou, dengan mengulang kejadian yang sama, Ayase dalam bahaya, Kanou datang menolong, begitu seterusnya berulang2. Aku juga bakal lebih menyukai “Okane ga nai” andaikan karakter Ayase digambarkan lebih kuat dan ‘jantan’ terlepas dari karakter tersebut yaoi/tidak. Bagaimanapun, “Okane ga nai” juga membawa makna bagi pembaca yaitu berpikir positif pada orang lain, dan tidak pernah berhenti mencoba menjadi suatu karakter yang lebih baik.

Akhirnya, kelar juga ‘perjuangan’ ku selama beberapa hari mencicil review ini sampai Volume 6, dan aku tetap bakal mengupdate bila ada rilisan manga ini yang teranyar. Akhir kata, semoga berkenan terutama buat para fans “Okane ga nai” 😉


Responses

  1. Kaget juga saat tahu seiyuu Ayase itu cowok. Kukira bakal cewek yg jadi seiyuu dia. Kan rata2 seiyuu cowok bishounen itu cewek.

    Menurutku Ayase itu terlalu “cantik” untuk jadi cowok. Terus di balik sikap dingin Kanou ternyata dia pervert juga ama Ayase. *kabur*

  2. Lho?!? Koq ngerti ceritanya? Berarti nonton animenya/baca manganya neh? Wkwkwkwk😄

    Iya, Ayase terlalu feminim & melempem makannya jadi bulan2 Kanou segitunya, haha🙂

    Seiyuuny Ayase Jun Fukuyama, benar2 seiyuu yg hebat, sampai bs segitunya “mendalami” desahan Ayase saat ML ma Kanou *lol*
    BTW, Jun Fukuyama jg seiyuu karakter Keita di anime yaoi “Gakuen Heaven”, plus “Bleach” – Yumichika Ayasegawa & “Gundam Seed” – Sol, diluar dugaan, tampang nih cowok rada2 bishounen jg🙂

  3. Saya gak pernah baca manga atau nonton animenya, cuma baca reviewnya aja di berbagai media. Tapi review paling lengkap ttg Okane Ga Nai ya di sini *ngacungin 10 jari ke Ebichuu*.

  4. Thanks buat complimentnya (haha :D) memangnya animanga yaoi fave Kencana apa aja? Ntar aq bakal ulas lebih banyak ttg yaoi deh, kayaknya lumayan jg yah fans yaoi di Indonesia🙂

    BTW, Kencana udah baca jg review manga yaoi “Saa koi ni ochitamae”? Bagus jg manganya, kalau berminat nanti aq kasih linkya😉

  5. @Ebichuu : Sudah baca reviewnya. Ntar saya kasih comment nih ^^

  6. @Kencana : Manganya jg udah baca belum? Thanks yah🙂

  7. @Ebichuu : Udah. Ceritanya lucu banget.

    Btw, Ebichuu mau bahas ttg yaoi lagi, yah? Ditunggu, deh ^^.

  8. Seneng banget disini bertemu yg sama2 fans yaoi jg…. OK deh, emang ada request yaoi apa yg pengen dibahas? Sempat ada request dr teman buat bahas “Junjou Romantica” tp ceritanya rumit banget & terdiri dari banyak karakter (3-4 couples), so jadi malas ngetiknya, hehehehe…. ntar aq bakal siapkan review manga yaoi-nya Haruka Minami kali ya….

  9. Manga yaoi Haruka Minami? baru denger nama mangakanya *dijitak*.
    Emang judul manganya apa?

  10. Lupa nambahin, saya udah pernah baca summary manga Junjou Romantika/Minimum di cavallone.org (Indo). Cerutanya emang rumit, banyak banget cinta segitiga, dsb. Sampai2 saya bingung siapa yg bakal jadi couple.

    Oh ya, Ebichuu tahu gak novel “Mirage of Blaze” karya Kuwabara Mizuna? Cuma baca summary-nya aja, tapi kayaknya seru.

  11. Oh ya? Aq baru check cavallone.org, menarik jg websitenya, ntar baca2 ah buat insipirasi. Awalnya “Junjou Romantica” emang menarik sih, namun karena banyaknya karakter lama2 jadi complicated…. udah gemes2 sama couple yg ini tiba2 ganti haluan ke yg laennya, namun mereka semua emang ada hubungan 1 dgn yg laennya scr ga langsung gitu, aq udah lama ga ngikutin “Junjou Romantica” so agak susah kalau disuruh review jg.

    Aq belum tahu “Mirage of Blaze”, ntar aq bakal check deh, thanks yah, moga2 aja bagus so bs aq review, hehe🙂

  12. wooaa~
    reviewnya keren euy~
    klo sy br nonton ova’nya aja, kaga tau klo ada manganya *dodol*…
    boleh minta link dl manga’nya ga sis?
    yg MF yah…coz klo MU inetnya mabok >_<

    rekomen lg dong sis manga yaoi yg bagus, yg ga cuman ngumbar sex scene aja, tp jg ada storyline yg oke punya…

    sankyu b4 ^o^

  13. reviewnya keren
    btw tau g nime yaoi laennya???
    boleh donk kasih tau….
    mkch…

  14. w uga ska tuh ma okane ga nai

    tlong ulas uga anime yaoi “sensitive phornograph”
    w bngung seiji-sonno and ueno-aki ntu ada hubunganna g sich……………

  15. I lOvE AYaSe fangril okane ga nai😄😄😄😄 JA,JA,JA

  16. Ngomong2 soal Okane Ga Nai kok gw kepikiran bwat bikin novel ttg human trafficking ya?gara2 pas si Ayase dilelang! cuma minus adegan 17+ tentunya! he-he-he! btw makasih ya ringkasan ceritanya : )

  17. Setuju!! Sama pendapat kalo story line manga ini agak monoton.

    Lepas dari itu, ini salah satu manga Yaoi yang paling gwe suka, bukan sama storyline-nya, tapi sama karakter tokoh dalam cerita ini. Kanou Somuku yang super cool, no kompromi dan berkarakter keras (cenderung mirip Yakuza daripada Rentenir) cocok banget sama Karakter Ayase yang super lembut, halus dan pemaaf. Biar klihatan galak, tapi menurut gwe Kanou itu super romantis. Untuk bisa dekat dengan Ayse dia bahkan rela baca pedoman cara merawat binatang kecil… ^__^

    Karakter Ayase disini digambarkan terlelu feminim. Kayanya pengarangnya sebenernya pengen Ayase itu perempuan. Ga heran kalo temen2 kuliah termasuk salah satu dari Kuba bersaudara, semua naksir Ayase. Abis cewek banget. Di manga-nya ada cerita saat Ayase costplay jadi cewek, dan hasilnya….. ^0^v


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: